MATERI , ENERGI , DAN PERUBAHAN MATERI
Apa sih materi itu ?
Materi adalah apa saja yang ada disekeliling kita yang punya massa ( berat ) dan menempati ruangan.
| penghapus |
| papan tulis |
![]() |
|||||
![]() |
|||||
pensil
Awan
Tanda lalu lintas
Dan tentunya masih berjuta materi yang berada di alam ini.
Nah
dalam ilmu kimia
, yang kita pelajari adalah tentang : materi , perubahan materi dan perubahan
energi selama materi mengalami perubahan.
KLASIFIKASI ( PENGELOMPOKAN MATERI )
Dari sekian banyak materi, kita
dapat mengelompokkannya menurut skema
berikut :
![]() |
a.
ZAT MURNI
adalah materi yang
hanya terdiri dari sejenis atom atau molekul.
ATOM
ITU APA ?
Atom adalah bagian terkecil dari
suatu zat yang tidak dapat dibagi lagi.
Kalau materi terdiri dari semacam
atom, maka disebut UNSUR.
![]() |
|||
ATOM TEMBAGA
![]() |
UNSUR TEMBAGA ( Cu )
BAGAIMANA DENGAN MOLEKUL ?
Molekul adalah bagian terkecil dari
zat yang tersusun dari dua jenis atom atau lebih. Karena itu molekul dapat
dipisahkan menjadi unsur-unsur penyususnnya.
Kalau materi terdiri dari semacam
molekul, maka disebut SENYAWA.
![]() |
|||
SENYAWA AIR ( H2O)
b.
CAMPURAN, adalah materi yang terdiri dari dua
macam / lebih zat.
Jika
zat yang tercampur tidak dapat dibedakan lagi ( tidak ada batas ), maka
campuran tersebut dikatakan HOMOGEN.
Contoh:
Kalau kita campurkan air teh dan
gula, lalu diaduk. Setelah gula larut, kita tidak dapat lagi membedakan mana
gula dan mana air teh nya kan ?
![]() |
Campuran air teh dan gula.
Tapi kalau zat yang dicampurkan masih
terlihat ada batas ( dapat dibedakan ), maka
campurannya disebut HETEROGEN.
Contoh
: campuran air dengan minyak .

Zat- zat yang tercampur dalam campuran, dapat
dipisahkan dengan cara sederhana ( dipanaskan. Disaring,
kromatografi , sublimasi dll ).
Contoh :
a.
memisahkan
gula dan air dari air gula, cukup
dipanaskan. Nanti airnya menguap, gulanya tertinggal dalam wadah.
c.
memisahkan
tanah dari air keruh , kita saring saja
dengan kain halus, nanti lumpurnya tertinggal pada kain.
![]() |
d.
memisahkan
warna dalam tinta, kita kromatografi dengan kertas saring khusus.
![]() |
COBA………….. UJI
KEMAMPUAN PEMAHAMANNYA .
Beri tanda ( V ) pada kolom yang
tepat !
No
|
Materi
|
Unsur
|
Senyawa
|
Campuran Homogen
|
Campuran Heterogen
|
1
|
Emas 18 K
|
||||
2
|
Alumunium
|
||||
3
|
Soft drink
|
||||
4
|
udara
|
||||
5
|
cuka
|
||||
6
|
besi
|
||||
7
|
Cat tembok
|
||||
8
|
Gula
|
||||
9
|
Air kapur
|
PERUBAHAN MATERI
Materi
dapat berubah menjadi materi lain. Perubahannya ada yang menjadi materi
baru ( perubahan kimia ) dan ada juga
yang hanya berubah fisiknya tetapi materinya tetap ( perubahan fisika ).
Contoh :
a.
Kayu
yang dibakar akan mengalami perubahan kimia, karena terbentuk arang yang
sifatnya tidak sama dengan kayu semula.
b.
Beras
yang ditumbuk menjadi tepung mengalami perubahan fisika, karena hanya fisik
yang berubah, sedangkan materinya tetap beras.
ENERGI
YANG MENYERTAI PERUBAHAN MATERI
Saat
materi mengalami perubahan, selalu disertai dengan perubahan energi.
Bila selama perubahan materi terjadi
perpindahan kalor dari materi ke lingkungan maka disebut EKSOTERM.
Contoh : bila kita berada dekat api
unggun, kita merasakan udara sekitarnya hangat. Karena selama kayu terbakar,
melepaskan kalor ke lingkungan sekitarnya.
Sebaliknya,
jika perubahan materi membutuhkan kalor maka disebut ENDOTERM.
Contoh : bila kita akan menguapkan
air , kita memanaskannya ( memberi kalor
).
COBA …………UJI KEMAMPUANNYA
Perubahan apa ( kimia atau fisika )
pada peristiwa berikut !
a.
Sampah
membusuk b. garam dilarutkan
dalam air
c.
Kamfer
menguap d. Singkong
menjadi tape
e.
besi berkarat f. kertas terbakar.
g.
santan basi h.
buah diblender
i.
Daging dicincang j. beras dibuat bubur.
BAB II
STRUKTUR ATOM , SISTIM PERIODIK
DAN IKATAN KIMIA
Sejak
postulat John Dalton dikemukakan ( abad 17 ), sampai sekarang sebenarnya belum
ada satu alatpun yang dapat memastikan bentuk atom. Tetapi dari perkiraan para
ahli kimia berdasarkan percobaan-percobaannya, maka gambaran atom dapat
diperkirakan modelnya.
PARTIKEL
DASAR ATOM
1.
Tahun
1897, Joseph John Thomson dengan percobaan tabung katodanya menyimpulkan bahwa
semua atom mengandung partikel dasar yang sama
yaitu ELEKTRON. Massa 1 elektron
9,11 x 10 –28 gram dan muatannya 1,6 x 10 –19 coulomb , dan diberi tanda -1.
2.
Tahun
1886, Eugene Goldstein menemukan partikel lain penyusun atom adalah PROTON.
Massa 1 proton 1,6726 x 10 –24 gram, dan muatannya 1,67 x 10 –19 coulomb dan diberi tanda +1.
3.
Tahun
1932, James Chadwick menemukan adanya partikel lain penyusun atom yang tidak
bermuatan ( netral ) tetapi massanya hampir sama dengan massa proton. Partikel
tersebut adalah NEUTRON.
Dari hasil penemuan ketiga partikel
tersebut, maka model atom Rutherford yang mengatakan bahwa atom adalah ruang
kosong yang didalamnya terdapat bagian padat
( INTI ATOM ) yang bermuatan
positif dan seluruh massa atom terpusat pada bagian tsb.
![]() |
NOMOR
ATOM & MASSA ATOM
NOMOR
ATOM menunjukan jumlah PROTON
atau jumlah ELEKTRON yang terdapat
dalam atom, sedangkan MASSA ATOM
merupakan JUMLAH PROTON dan NEUTRON dalam inti atom.
JADI:
NOMOR ATOM = S e = S p
NOMOR
MASSA =S P + S n
Contoh : 1. 12 Mg
24
Nomor Atom = 12 , berarti dalam atom
Mg terdapat 12 proton dan 12 elektron
Nomor Massa = 24 , berarti dalam inti
atom Mg terdapat 12 proton dan 12 neutron.
2. 3 Li
7
Nomor Atom = 3 berarti dalam atom Li
terdapat 3 proton dan 3 elektron.
Nomor Massa = 7 berarti dalam inti
atom Li terdapat 3 proton dan 4 neutron.
ISOTOP
. ISOBAR DAN ISOTON.
Isotop adalah unsur-unsur yang nomor atomnya sama
tetapi nomor massa berbeda.
Contoh
: 16 O
, 17O
dengan 18O
8 8 8
Isobar
adalah unsur-unsur yang massanya sama tetapi nomor atomnya berbeda.
Contoh
: 14N
dengan 14C
7 6
Isoton adalah unsur – unsur yang berbeda
tetapi jumlah neutronnya sama.
Contoh
: 40 Ca
dengan 39 K
20 19
UJI
KEMAMPUANMU…….
1. Tentukan jumlah proton. Elektron
dan neutron dalam atom 45 Sc
, 39 K
dan 56Fe
21
19 26
2. Suatu atom X memiliki massa atom
59 sma ( satuan massa atom ) dan 26 proton. Tentukan nomor atom unsur X.
3.Bila dalam atom Y terdapat 15
elektron dan dalam intinya terdapat 16 neutron. Tentukan massa atom Y.
KONFIGURASI
ELEKTRON
Adalah
susunan elektron dalam atom. Jika dibayangkan elektron tersebut terdapat pada
daerah tertentu ( lintasan/orbital ) dalam mengelilingi inti atom. Maka menurut
Niels Bohr setiap lintasan elektron memiliki tingkat energi tertentu. Tingkatan
energi tersebut dilambangkan dengan kulit ( n ) = 1, 2, 3 ….. atau K , L , M ……
![]() |

Menurut
PAULI, setiap lintasan maksimal dapat terisi elektron sebanyak =2
n2.
( n = lintasan ke….. ).
Contoh :
Lintasan K ( n = 1 ) sebanyak 2.12 = 2 elektron
L ( n = 2 )
sebanyak 2.22 = 8 elektron
M( n = 3 )
sebanyak 2.32 = 18 elektron
dstnya
Catatan :
Bila
jumlah elektron terluarnya tinggal
9 jadikan 8, 1 dan
bila 10 jadikan
8,2
Contoh : Konfigurasi
elektron dalam atom
11 Na = 2, 8, 1
17Cl = 2, 8, 7
31Ga = 2, 8, 18. 3
20Ca = 2, 8, 8, 2
37Rb = 2, 8, 18, 8, 1
ION
+ DAN
ION –
Keadaan atom yang memiliki elektron
pada kulit terluar ( elektron valensi ) bukan 8
( 2 untuk H dan He ), menyebabkan
atom tidak stabil. Untuk membentuk elektron valensi 8, maka atom dapat
melepaskan elektron terluarnya atau menerima elektron pada kulit terluarnya.
Bila
suatu atom melepaskan elektron terluarnya, maka atom tersebut akan berubah
menjadi ION + , dan jika menerima elektron maka menjadi ION -.
Contoh :
11Na = 2, 8, 1 akan
melepaskan 1e terluarnya menjadi
ion Na+ = 2,8 ( stabil )
17Cl = 2, 8, 7 akan
menerima 1e pada kulit terluarnya menjadi ion Cl-= 2, 8, 8 (stabil )
UJI KEMAMPUANMU
1. Buat konfigurasi elektron pada
atom 8O
, 13Al
, 19K
dan 35Br
2. Ion apa yang akan terbentuk dari
atom tsb untuk membentuk susunan elektron stabil ?
SISTIM PERIODIK UNSUR
Sistim
periodik unsur yang sekarang digunakan merupakan penyempurnaan dari sistim
periodik sebelumnya. Sistim periodik panjang ini disusun berdasarkan kenaikan
nomor atom.
Dalam
sistim periodik panjang terdapat 18
lajur vertikal ( Golongan A dan B ) dan 7 lajur horizontal ditambah deret lantanida dan deret aktinida.
Lajur Horizontal disebut PERIODA = menunjukan jumlah
kulit ( lintasan elektron ) dalam atom dan Lajur Vertikal menunjukan GOLONGAN
( jumlah elektron valensi ).
Dengan mengetahui konfigurasi
elektron dari suatu atom, maka letak unsur dalam sistim periodik dapat
ditentukan.
Contoh :
Nonor atom
|
Unsur
|
Konfigurasi elektron
|
Perioda
|
Golongan
|
11
|
Natrium
|
2 , 8 , 1
|
3
|
IA
|
35
|
Bromium
|
2 , 8 , 18 , 7
|
4
|
VIIA
|
15
|
Posfor
|
2 , 8 , 5
|
3
|
VA
|
8
|
Oksigen
|
2 , 5
|
2
|
VIA
|
UJI KEMAMPUANMU
Tentukan letak unsur dengan nomor
atom 7 , 16 , 36 dan 38 dalam sistim
periodik .
SIFAT PERIODIK
UNSUR
Unsur-unsur
yang terdapat pada sistim periodik memiliki keteraturan sifat baik dilihat
dalam satu perioda atau satu golongan. Sifat tersebut ( Sifat Periodik )
meliputi :
1.
Jari-jari
Atom.
Adalah jarak dari inti atom sampai
kulit terluar.
Unsur Segolongan, makin kebawah
jari-jari atomnya membesar karena jumlah kulit bertambah.
Unsur Seperioda, jumlah kulitnya
sama, tapi karena makin ke kanan massa atomnya bertambah, maka kulitnya akan
mengkerut ( mengecil )
![]() |
SEPERIODA
SEGOLONGAN
MEMBESAR
2.
Energi
Ionisasi
adalah energi yang diserap (
dibutuhkan ) oleh atom untuk melepaskan elektron pada kulit terluarnya.
Dalam satu golongan, makin kebawah
makin besar jari-jari atomnya. Sehingga daya tarik elektron terluar terhadap
inti atom melemah, maka energi ionisasi atom mengecil.
Dalam satu perioda, makin ke kanan
jari-jari atom mengecil, sehingga daya tarik elektron terluar terhadap inti
makin besar. Maka energi ionisasinya makin ke kanan makin besar.
![]() |
MEMBESAR
SEGOLONGAN
MENGECIL
3.Afinitas Elektron
adalah besarnya energi yang dilepas atau
diserap saat atom netral menangkap elektron. Bila atom mudah menangkap elektron
menunjukan afinitas elektronnya besar, dan bila mudah melepas elektron berarti
afinitas elektronnya kecil.
![]() |
SEPERIODA
MEMBESAR
SEGOLONGAN
MENGECIL
4.
Keelektronegatifan
adalah
kecenderungan atom untuk menangkap elektron membentuk ion negatif. Bila
atom mudah menangkap elektron berarti
keelektronegatifannya besar, sebaliknya bila mudah membentuk ion positif
berarti keelektronegatifannya rendah.
SEPERIODA
MEMBESAR
SEGOLONGAN
MENGECIL
IKATAN KIMIA
Atom – atom yang memiliki elektron
valensi belum berjumlah 8 ( oktet ) atau 2 ( duplet ) untuk atom hidrogen ,
maka keberadaannya di alam selalu berikatan dengan atom sejenis atau atom lain
dalam bentuk senyawa. Dalam membentuk senyawa ini, atom saling berikatan secara
:
1. IKATAN
ION
Atom-atom
yang akan berikatan terlebih dulu membentuk ion + dan ion - , baru antar ion
tersebut akan terjadi gaya tarik ionik membentuk senyawa.
Contoh
:
Pada
ikatan ion, yang penting ada unsur yang mau melepas elektron valensinya.
2. IKATAN KOVALEN
Ikatan
kovalen terjadi bila atom tidak ada yang
mau melepaskan elektron valensinya. Sehingga masing-masing atom hanya menggabungkan elektron sesuai
kebutuhannya untuk digunakan bersama.
Contoh
:
1. 6C = 2, 4 kekurangan 4e , maka akan nyiapkan 4e untuk
digabung
1H = 1 , kekurangan 1e ( duplet ), maka
butuh 4 atom H masing-masing 1e.
![]() |
2. 15
P = 2 , 8, 5 kekurangan 3 e , maka
menyiapkan 3e untuk digabung.
17Cl = 2 , 8 , 7 kekurangan 1e, maka butuh 3 atom Cl
masing-masing 1e
Senyawa: PCl3
![]() |
3. 7 N = 2, 5 kekurangan 3e , maka menyiapkan 3e untuk digabung
7 N = 2, 5 kekurangan 3e , maka menyiapkan 3e juga untuk
digabung.


4. IKATAN KOVALEN
KOORDINAT
Bila pada penggunaan bersama elektron
hanya berasal dari satu atom, maka disebut kovalen koordinat.
Contoh :
Pada senyawa H2SO4
1H
= 1 , membutuhkan 1e
16S = 2,8,6 membutuhkan 2e
8O = 2, 6 membutuhkan 2e ( ada 4 atom
O masing-masing butuh 2e )
![]() |
KOVALEN KOORDINAT

UJI KEMAMPUANMU
- Bagaimana ikatan yang antara
ataom 19 K dengan
atom 8O dalam senyawa K2O ?
- Bagaimana ikatan antara atom 6C dan 8O dalam senyawa CO2
?
- Tunjukan dengan struktur lewis
terbentuknya ikatan kovalen koordinat pada senyawa HNO3 ( Nomor atom N=7 , O=8 , H= 1)
EVALUASI BAB I & BAB II
Lingkari
abjad dimuka jawaban yang paling tepat !
1. Manakah dari materi berikut yang
merupakan senyawa ?
a. LPG c.
oralit
b. Air hujan d. alkohol
2. Perubahan materi secara fisika
terjadi pada :
a. Santan menjadi basi c. Kayu menjadi serbuk kayu
b. Sumbu lilin terbakar d. Kayu menjadi arang .
3. Gambar yang menunjukan senyawa murni
yang terdiri dari 3 unsur adalah :

a. c.![]() |
![]() |
|||
![]() |
||||

4 dalam inti atom x terdapat 40 neutron
dan nomor atomnya 35, maka lambang atom
x adalah :
a.
35
X c.
40X
75 75
b. 35 X d. 40X 40 40
b. 35 X d. 40X 40 40
5.Nomor atom P = 9 , Q = 12 , R = 6 dan S = 8 . Senyawa
ion yang mungkin terbentuk adalah :
a.
PQ2 c.
P4R
b.
QS d.
RS2
6.Unsur yang memiliki nomor massa 39
dan dalam inti atomnya terdapat 20 neutron, dalam sistim periodik terletak pada
:
a.Perioda
3, Gol IA c.
Perioda 4, Gol IIA
b.Perioda
4, Gol IA d.
Perioda 5, Gol IIIA
7.Dari keempat unsur berikut, yang
memiliki jari-jari atom terkecil adalah :
a. A ( NA = 11 ) c. C ( NA =
17 )
b.
B ( NA = 19 ) d.
D ( NA = 20 )
8.Unsur yang paling mudah membentuk
ion negatif adalah :
a.
P ( NA = 20 ) c.
R ( NA = 18 )
b.
Q ( NA = 9 ) d.
S ( NA = 16 )
9.Jika unsur A ( NA 13 )
berikatan dengan unsur B ( NA = 8 ) ,
maka terbentuk senyawa dengan rumus :
a.
ion A2B3 c.
Kovalen A2B3
b.
Ion A3B2 D.
Kovalen AB3
10. Pada gambar berikut, ikatan kovalen koordinat ditunjukan
oleh :


( No Atom S =
16 , O = 8 ) ![]() |
![]() |
||||
a. 1 c.
3
b.
2 d.
4
11. Elektron Valensi unsur 18 Ar
, 19K
dan 20 Ca berturut-turut :
a. 8 , 9 , 2 c.
0 , 1 , 2
b. 8 , 1 , 2 d. 3
, 4 , 4
12. Unsur
A terletak pada perioda 4 , golongan VA . Nomor atom unsur A adalah :
a. 14 c.
23
b. 15 d.
33
13. Antara atom hidrogen ( No atom H
= 1 ) dan atom klor ( No atom Cl = 17 ) dalam
senyawa HCl terjadi ikatan :
a. Kovalen non polar c. ion
b. Kovalen polar d. Kovalen
koordinat
14. Kelompok senyawa yang berikatan ion
adalah :
a. H2O , KBr dan K2O c. HF , NaCl dan CaO
b. NaF , CO2 dan MgS
d. NaF , MgS dan CaO
15. Perubahan materi secara kimia
dapat ditandai dengan adanya perubahan berikut,
kecuali :
a. warna c. Bau
b. Massa d. Suhu
16. Peranan ilmu kimia dalam bidang
pertanian dapat dirasakan dengan adanya :
a. Pupuk c . Obat nyamuk
b. Detergen d .
Insektisida
17. Unsur Tembaga, Kalium dan Kalsium
dilambangkan dengan :
a. Cu , K dan Ca c. C , K dan Ca
b. Ca , K dan Cu
d. Cu , Ca , K
18.
Gambar yang menunjukan molekul unsur adalah :
![]() |
|||
![]() |
|||
![]() |
![]() |
b. d.
19. Unsur 24Mg
dengan 23Na
merupakan :
12
11
a. Isotop c. isobar
b. isoton d. isoelektron
20. Unsur yang memiliki afinitas elektron
terbesar adalah :
a. 11 Na c. 16
S
b. 12 Mg d. 17 Cl
BAB
II : STOIKIOMETRI
Massa Atom Relatif ( Ar )
Massa Atom
Relatif ( Ar ) X = massa 1
atom unsur X
1/12
x massa 1 atom unsur C-12
Jika suatu unsur memiliki beberapa isotop,
maka massa atom Relatif nya jumlah dari rata-rata isotopnya.
Contoh :
unsur karbon ada 2
isotop yaitu C-12 ( 98,9 % ) dan C-13 ( 1,1 % ). Maka
Ar C = ( 98,9% x 12 ) + ( 1,1
% x 13 ) = 12,011.
Massa Molekul Relatif ( Mr )
Adalah jumlah semua massa atom relatif
penyusunnya.
Contoh :
Jika Ar S = 32 , O
= 16 dan K = 39 Maka
Mr K2SO4
= ( 2 x Ar K ) + ( 1 x Ar S ) + ( 4 x Ar O )
= ( 2 x 39 ) + ( 32 ) + ( 4 x 16 )
=
174.
HUKUM
PROUST
“Perbandingan massa atom yang menyusun
suatu senyawa selalu tetap”
Contoh
:
Dalam senyawa H2O , perbandingan massa H : O = 2 : 16
( Ar H = 1 , O = 16 )
Coba
Lengkapi tabel berikut :
No
|
Massa H
|
Massa O
|
Massa H2O
|
1
|
2 gr
|
16 gr
|
18 gr
|
2
|
6 gr
|
…. gr
|
54 gr
|
3
|
…gr
|
24 gr
|
…
gr
|
4
|
…gr
|
…. gr
|
90 gr
|
HUKUM
DALTON
“ Bila atom-atom dapat membentuk dua macam senyawa ( lebih ),
salah satu atomnya disamakan massanya, maka perbandingan massa atom lain
penyusunnya merupakan bilangan sederhana “
Contoh
:
unsur N dan O dapat membentuk 3 macam
senyawa yaitu NO , N2O dan NO2.
Perbandingan
massa atom N dan O pada ketiga senyawa tsb adalah :
NO
= 14 : 16
N2O = 28 : 16
NO2 = 14
: 32
Jika pada ketiga senyawa digunakan
massa N yang sama = 7 gr, maka massa O
pada ketiga senyawa memiliki perbandingan sederhana sbb :
N2O
= 7 : 4 gr Perbandingan O = 8 : 4 : 16 ( atau
2 : 1 : 4 )
NO2
= 7 : 16 gr .
KONSEP MOL
1 MOL adalah satuan kuantitatif yang
berarti sejumlah 6,02 x1023
partikel.
1 mol
C = 6,02 x 1023 atom C
1 mol NaCL = 6,02 x 1023 molekul NaCl.
Jadi
:
Sejumlah
Mol yang sama dari berbagai materi, akan memiliki jumlah partikel yang sama
juga. Tapi apakah massanya sama ? ibaratnya 1 lusin pensil dengan 1 lusin
kelereng. Jumlahnya sama 12 tapi massa ( berat ) nya akan berbeda.
Berapa
massa 1 mol materi ? sama dengan Ar atau Mr nya ( dalam gr )
1
mol C = 12 gr ( Ar C = 12 )
1
mol H2O
= 18 gr ( Mr H2O = 18 )
1
mol CaCO3 = 100 gr ( Mr CaCO3 = 100 ) dst.
Ar / Mr
Dalam bentuk larutan yang konsentrasinya
dalam MOLAR ( M ) , maka
L
Bila berupa gas , pada keadaan standard
( P = 1 atm , T = 0 oC ), 1 mol gas ( apa saja ) menurut
HUKUM GAYLUSACC : P.V = n.R.T
1
atm x V = 1 x 0,082 L atm/mol oK x 273 oK
V
= 22,4 L
22,4 L
UJI
KEMAMPUANMU
1. Bila
Ar S = 32 , O = 16 , N = 14 , Al
= 27 dan
H = 1 , hitung massa molekul relatif :
a.
N2O4
b. SO3
c.
Al2(SO4)3
d. HNO3
2. Hitung berapa mol sejumlah :
a. 12,04 x 1023 atom Fe
b. 30,1
x 1022 molekul KI
3. Berapa gram sejumlah
a. 12,04 x 1021 molekul CO2 ( Ar C = 12 , O = 16 )
b. 56 liter gas N2 ( Ar N = 14 ) pada STP
c. 500 ml larutan gula ( C6H12O6 ) 0,25 M
d. 112000 ml gas CH4 pada STP
4. Berapa Kg besi ( Fe , Ar = 56 ) yang telah bereaksi
dengan Oksigen ( Ar = 16 ) bila terbentuk karat ( Fe2O3 ) sebanyak 160 kg ?
5.
Hitung massa C ( Ar = 12 ) yang
berekasi dengan 40 gram H ( Ar = 1 )
dalam membentuk C3H10 ( propana ).


























Komentar
Posting Komentar