Makalah Pegendalian virus corona penyebab virus covid-19 secara fisik


PENGENDALIAN VIRUS CORONA PENYEBAB VIRUS
COVID-19 SECARA FISIK


Pengumuman Pelaksanaan Pembelajaran & Pencegahan Risiko Dampak ...

DISUSUN OLEH:




BAB I
PENDAHULUAN

            Gejala pilek (salesma), flu dan Covid-19 merupakan penyakit di saluran atas umumnya yaitu batuk, pilek, kadang-kadang juga disertai dengan meriang atau nyeri-nyeri sendi. Bedanya pada Covid-19 ini menjadi yang lebih berat lagi bukan hanya gejala batuk dan pilek namun bisa menyebabkan pneumonia atau radang paru dan juga menyebabkan kerusakan organ lain yang kita sebut juga dengan sepsis. Itulah perbedaannya.
            Pneumonia memang banyak penyebabnya. Bisa disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur . Ketiga penyakit ini memiliki ciri khas yang berbeda. Untuk penyakit Covid-19 gejala yang ditimbulkan lebih berat dan lebih cepat dan beberapa hasil pemeriksaan darah pun menunjukkan perbedaan dengan pneumonia yang diakibatkan oleh bakteri.
            Apabila daya tahan tubuhbaik maka virus akan bisa angsung dilawan oleh daya tahan tubuh kita. Pada penyakit-penyakit contohnya diabetes melitus atau kencing manis dan penyakit lainnya biasanya daya tahan tubuh kita akan kronik turun sehingga apanila muncul infeksi virus-virus lain, kekebalan tubuh akan berkurang sehingga menyebabkan gejalanya lebih berat bahkan kematian.
            Standar untuk mendeteksi Covid-19 ada 3 hal untuk menilainya. Yang pertama adalah gejala ringan ataupun berat, yaitu berat apabila ada gejala pneumonia ataupun gagal nafas. Kedua, faktor resiko yaitu bepergian ke negara lain dalam waktu 14 hari terutama negara yang sudah terinfeksi penyakit ini. Ketiga, kontak yaitu riwayat kontak dengan pasien yang sudah kita buktikan. Apabila ada 3 hal tersebut, maka merupakan alarm untuk kita untuk memeriksakan diri apakah tertular atau tidak.


BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Covid-19
            Novel Coronavirus (Covid-19) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernapasan. Virus ini berasal dari China. Novel Coronavirus merupakan keluarga dnegan virus penyebab SARS dan MERS. Gejala klinis penyakit ini yakni demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih lesu.
            Covid-19 dapat menular lewat percikan ludah mereka yang sudah terjangkit sebelumnya. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto pun membeberkan jarak aman agar terhindar dari penularan virus itu.
“Penyakit COVID-19 ini menular melalui percikan ludah atau droplet yang keluar dari yang sakit saat dia berbicara, batuk atau bersin. Itu menjangkau jarak sekitar satu hingga 1,5 meter. Lebih gampangnya minimal harus berjarak dua meter. Nah dua meter ini yang harus dijaga,” ujar Yurianto seperti dikutip dari situs covid19.go.id

B. Cara mencegah penularan Covid-19
1.      menjaga daya tahan tubuh, dengan cara istirahat yang cukup, kurangi begadang, makan makanan yang bernutrisi baik, jauhi roko ataupun minuman beralkohol
2.      berolahraga rutin 2 sampai 3 kali dalam seminggu
3.      Melakukan proteksi dengan cara menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan rutin, menggunakan hanitizer
4.      Menggunakan masker untuk melindungi diri 

C. Hal-hal yang perlu diperhatikan
            Dalam masa sulit ini, ingatlah setiap kita memiliki peran penting. Bersama-sama kita bisa melindungi diri dan melindungi sesama dan selamat dari wabah COVID-19. Kita bisa atasi wabah lebih cepat dengan aksi yang tepat. Yang harus dilakukan adalah:
1.      Ketahui informasi yang benar dan jangan terperangkap dalam hoaks dan informasi yang menyesatkan.
2.      Tetap di rumah dan pahami cara mengurangi risiko COVID-19 dan hal yang perlu dilakukan jika orang tersayangi terkena COVID-19
3.      Dukung komunitas Anda. Sebarkan informasi atau link penting tentang Covid-19 melalui media sosial.

D. Pengendalian penyakit secara fisik
1.      Jaga jarak anda kurang lebih 2 meter dari orang lain
2.      Memakai masker
3.      Mencuci tangan secara rutin
4.      Mengganti pakaian sehabis bepergian
5.      menggunakan sarung tangan
6.      menghindari keramaian
7.      olahraga dan berjemur dibawah sinar matahari

            Adapun pesan dari petugas Kesehatan yang dikutip dari laman covid19.go.id yaitu hindari kontak/jarak dekat dengan penderita ISPA, gunakan alat pelindung diri (APD), sering cuci tangan pakai sabun terlebih setelah kontak dnegan orang sakit atau lingkungan orang sakit, ingatkan kepada orang dnegan gejala ISPA harus menerapkan etika batuk (jaga jarak dengan orang atau menutup mulut dan hidung dengan tissue atau baju saat batuk atau bersin)

Komentar